Minggu, 30 Maret 2014

Lirik Lagu Bangtan Boys (BTS) - No More Dreams [With Romanji and Indonesia Translate]


Romanji
[ R-Monster ] Yamma ni kkumeun mwoni
yamma ni kkumeun mwoni
yamma ni kkumeun mwoni
ni kkumeun gyeou keugeoni
[ Suga ] I wanna big house, big cars big rings
But sashi-reun I dun have any big dreams
haha nan cham pyeonha-ge sa-reo
kkum ttawii an kkwodo amudo mwora an hajanheo                                                         [ R-Monster ] Jeonbu dadada ttokka-gachi nacheoreom saenggakha-go isseo
saekkakkakkamahke kkameo-geun kkum manhdeon eorin shijeol
dae-ha-geun geokjeong ma meollirado kal keonikka
[ Jungkook ] Arasseo eomma chigeum dokseoshil kandanikka                          
[ V ] Ni-ga kkumkkwo-on ni moseubi mwoyeo
chigeum ni geoul so-gen nuga boyeo, I gotta say                                                           [ J-Hope ] Neoye gi-reul kara-go
dan harureul sarado
mworado hara-go
nayakhameun damadwo                                                                                
[ Jungkook ] waeh mal motha-go isseo? kongbuneun hagi shirhdamyeonseo
hakkyo ttaeryeo chigineun geomnaji? ikeo bwah deunggyohal junbihane beol-sseo
cheol jom deu-reo jebal jom, neo ibman sara-gajigo imma yurimental boy
(Stop!) jashine-ge mu-reobwah eonje ni-ga yeol-shimhi noryeo-khae-nnya-g
[ R-Monster ] Yamma ni kkumeun mwoni
yamma ni kkumeun mwoni
yamma ni kkumeun mwoni
ni kkumeun gyeou keugeoni
[ Jungkook ] Geojitmariya you such a liar
See me see me ya neon wiiseonjaya
waeh jakku ttan gi-reul karae ya neona jarhae
jebal kangyohajin marajwo
(La la la la la) [ R-Monster/Jimin ] Ni kkumi mwoni ni kkumi mwoni mwoni
(La la la la la) [ R-Monster/Jimin ] Kojag ikeoni kojag ikeoni geoni
[ Suga ] Jikyeoun same day, banbokdwehneun mae-i-re
eoreundeul-kwah bumonimeun teu-re bakhin kkumeul juibhae
jangraehyimang neombeowon.. kongmuwon?
kangyodwehn kkumeun anya, 9hwehmal                                                               [ J-Hope ] kuwontusu shi-gannangbiin yajae dol-jikkureul nallyeo
jiok gateun sahwehe banhang-hae, kkumeul teukbyeol-samyeon
jashine-ge mu-reobwah ni kkumye profi-re
eo-gabman baddeon insaeng ni salme ju-eo-ga dweheobwah
[ Jin ] Ni-ga kkumkkwo-on ni moseubi mwoyeo
chigeum ni geoul so-gen nuga boyeo, I gotta say
[ Jimin ] Neoye gi-reul kara-go
dan harureul sarado
mworado hara-go
nayakhameun damadwo                                                                                      
[ R-Monster ] Yamma ni kkumeun mwoni
yamma ni kkumeun mwoni
yamma ni kkumeun mwoni
ni kkumeun gyeou keugeoni
[ Suga ] keojinmariya you such a liar
See me see me ya neon wiiseonjaya
waeh jakku ttan gi-reul karae ya neona jarhae
jebal kangyohajin marajwo
(La la la la la) [ R-Monster/Jimin ] Ni kkumi mwoni ni kkumi mwoni mwoni
(La la la la la) [ R-Monster/Jimin ] Kojag ikeoni kojag ikeoni geoni
[ R-Monster ] sara-ganeun beobeul molla
[ Suga ] nara-ganeun beobeul molla
[ Jungkook ] kyeol-jeong-haneun beobeul molla
[ R-Monster ] ijen kkumkkuneun beopdo molla
[ R-Monster ] nuneul nuneul nuneul tteora da ije
chumeul chumeul chumeul chwobwah ja tashi
kkumeul kkumeul kkumeul kkwobwah da
neo kkumuldaejima umulchumul daejima wussup!                                             
[ Suga ] keojinmariya you such a liar
See me see me ya neon wiiseonjaya
waeh jakku ttan gi-reul karae ya neona jarhae
jebal kangyohajin marajwo
(La la la la la) [ R-Monster/Jimin ] ni kkumi mwoni ni kkumi mwoni mwoni
(La la la la la) [ R-Monster/Jimin ] kojag ikeoni kojag ikeoni geoni
[ R-Monster ] To all the youth without dreams
Terjemahan Indonesia 
[ R-Monster ] Hei kau, apa impianmu?
Hei kau, apa impianmu?
Hei kau, apa impianmu?
Apakah semua itu saja mimpimu?
[ Suga ] Aku ingin rumah besar, mobil besar & cincin besar
Tapi sebenarnya, aku tidak punya mimpi besar
Haha, aku sudah hidup cukup nyaman
Walaupun aku tidak bermimpi, tidak ada yang akan mengatakan apa-apa
[ R-Monster ] Setiap orang berpikir dengan cara yang sama seperti diriku
Aku benar-benar lupa tentang masa kecilku ketika aku punya banyak mimpi
Jangan khawatir tentang perguruan tinggi, aku setidaknya akan pergi ke sekolah yang jauh
[ Jungkook ] Ok ibu, aku akan ke perpustakaan sekarang
[ V ] Bagaimanakah dirimu yang kau impikan?
Siapa yang kau lihat di cermin? Aku harus mengatakan
[ J-Hope ] Pergilah melalui jalanmu, bahkan jika kau hanya hidup untuk satu hari
Lakukan sesuatu, buang semua kelemahanmu
[ Jungkook ] Kenapa kau tidak mengatakan apa-apa?
Kau tidak ingin belajar tapi kau takut untuk berhenti sekolah?
Lihat, kau sudah bersiap-siap untuk sekolah
Dewasalah, kalian semua berbicara Bung, kau punya kacamata mentalitas nak
(Berhenti) Tanyakan pada dirimu apakah kau pernah bekerja keras untuk sesuatu
[ R-Monster ] Hei kau, apa impianmu?
Hei kau, apa impianmu?
Hei kau, apa impianmu?
Apakah semua itu saja mimpimu?
[ Jungkook ] Itu bohong, kau pembohong
Lihat aku, lihat aku, ya kau munafik
Mengapa kau mengatakan untuk pergi ke jalan yang berbeda? Jaga dirimu
Tolong jangan memaksaku
(Lalalalala) [ R-Monster/Jimin ] Apa impianmu, apa impianmu?
(Lalalalala) [ R-Monster/Jimin ] Apakah itu? Apakah itu?
[ Suga ] Lelah menjalani hari yang sama, hari-hari yang terulang
Orang-orang dewasa dan orang tuaku terus menanamkan mimpi yang terbatas untukku
Karir nomor satu di masa depan adalah bekerja di pemerintah?
Ini bukan pemaksaan untuk mimpi, meminta bantuan dari kesembilan pitcher
[ J-Hope ] Melempar bola dengan cepat kearah pembuangan waktu yang digunakan untuk sesi belajar malam
Memberontak terhadap masyarakat neraka, mimpi adalah pengampunan khusus
Tanyakan kepada dirimu sendiri tentang impianmu
Menjadi subjek utama dalam hidupmu yang selalu ditekan
[ Jin ] Bagaimanakah dirimu yang kau impikan?
Siapa yang kau lihat di cermin? Aku harus mengatakan
[ Jimin ] Pergilah melalui jalanmu, bahkan jika kau hanya hidup untuk satu hari
Lakukan sesuatu, buang semua kelemahanmu
[ R-Monster ] Hei kau, apa impianmu?
Hei kau, apa impianmu?
Hei kau, apa impianmu?
Apakah semua itu saja mimpimu?
[ Suga ] Itu bohong, kau pembohong
Lihat aku, lihat aku, ya kau munafik
Mengapa kau mengatakan untuk pergi ke jalan yang berbeda? Jaga dirimu
Tolong jangan memaksaku
(Lalalalala) [ R-Monster/Jimin ] Apa impianmu, apa impianmu?
(Lalalalala) [ R-Monster/Jimin ] Apakah itu? Apakah itu?
[ R-Monster ] Tidak tahu bagaimana untuk hidup
[ Suga ] Tidak tahu bagaimana untuk terbang
[ Jungkook ] Tidak tahu bagaimana untuk memutuskan
[ R-Monster ] Tidak tahu bagaimana untuk bermimpi sekarang
[ R-Monster ] Buka matamu sekarang
Menari sebuah tarian sekarang
Mimpi mimpi sekarang
Berhenti ragu, berhenti menjadi ragu-ragu, wassup
[ Suga ] Itu bohong, kau pembohong
Lihat aku, lihat aku, ya kau munafik
Mengapa kau mengatakan untuk pergi ke jalan yang berbeda? Jaga dirimu
Tolong jangan memaksaku
(Lalalalala) [ R-Monster/Jimin ] Apa impianmu, apa impianmu?
(Lalalalala) [ R-Monster/Jimin ] Apakah itu? Apakah itu?
[ R-Monster ] Untuk semua generasi muda yang tidak memiliki mimpi

FanFiction Super Junior One Shoot [Tittle:The Night Sky] [Genre:Sad and Friendly]


Annyeonghaseyo ^^ ini FF ke-3 saya,, ini FF satu babak pertama saya,, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ,,, let's read ^^
Tittle : The Night Sky
Main Cast : Ryeowook, Yesung, Heechul, Donghae, Eunhyuk. (Super Junior)
Genre : Sad and Friendly
Length : One Shot
Author : @Sintaa_ELF407

            Musim semi yang indah membuat Ryeowook ingin mengunjungi suatu tempat yang sudah 31 tahun tidak ia kunjungi. Di sisa hidupnya ini ia ingin mengingat kejadian masa mudanya yang mungkin menurutnya tidak terlalu menyenangkan. Ditemani Cucu nya yang berumur 5 tahun. Ryeowook dan Cucunya bernama Ji Eun, menaiki anak tangga satu per satu untuk mencapai tempat tujuan mereka, ditemani udara malam yang dingin mereka terus menaiki anak tangga tersebut yang cukup panjang untuk seusia Ryeowook yang sudah tua dan Ji Eun yang masih kecil.
            Mereka terus menggosok kedua tangan mereka lalu memasukan tangan mereka ke saku jaket. Perjalanan yang memakan waktu 20 menit dari rumah Ryeowook itu tidak terasa, saat mereka sudah sampai di tempat tujuan mereka, mata Ji Eun tidak berkedip sedikitpun melihat pemandangan yang jarang ia lihat di kota seoul. Kegitan malam kota seoul, lampu-lampu yang berwarna-warni itu menghiasi kota Ji Eun dan Ryeowook tinggal. Mereka memutuskan untuk duduk sambil memakan makanan yang mereka bawa. Hingga malam sudah sangat gelap dan beberapa lampu yang sebelumnya menghiasi kota Seoul mulai padam satu persatu, Ji Eun tertidur dipangkuan Ryeowook yang terlihat sangat pulas, Ryeowook terus memandangi kota Seoul dari tempat ia duduk, di sebuah bukit yang menjadi kenangan yang begitu indah bersama teman-temannya, Ryeowook terus menitihkan air mata saat ia mengingat kejadian 31 tahun yang lalu. Sambil mengingat-ingat lagu yang sering Ryeowook dan teman-temannya nyanyikan bersama.
Eojenganeun uri dasi mannari
Eodiro ganeunji amudo moreujiman
Eonjenganeun uri dasi mannari
Heeojin moseup idaero
Translate :
Suatu hari nanti, kita akan bertemu lagi
Meskipun kita tidak tahu di mana kita akan pergi
Suatu hari nanti, kita akan bertemu lagi
Dengan sudah terpisah identitas ...

***
            Ryeowook terus berusaha menghentikan air matanya mengalir agar tidak terlihat cucunya, namun itu percuma saja, kenangan yang terkubur dalam dirinya kina sudah bangkit, banyak perasaan yang ia ingin ungkapkan. Kepada teman-temannya yang sudah pergi meninggalkannya. Dengan menarik nafas perlahan-lahan Ryeowook sudah bisa mengendalikan air mata yang terus saja jatuh melewati pipinya. "Hyung, apa kabar ?, bagaimana kabar kalian disana ?, apa kalian baik-baik saja ?, kenapa ?, kenapa kalian pergi ?, sekarang aku hanya sendiri menyanyikan lagu itu, apa, kalian tidak bisa kembali lagi ?, aku hanya bisa melihat kalian dari bawah sini, apa kalian melihat ku ?, mendengar ucapan ku ?, kenapa kalian tidak menjawab pertanyaan ku ?, pabo, pabo, pabo ! neomu neomu bogosipoyo".
            Kata terakhir Ryeowook itu membekaskan senyum di bibirnya dan diikuti air mata yang keluar satu persatu dari matanya. Ryeowook mengucapkan kata-kata itu sambil memandang langit yang bertaburan bintang-bintang. Ia iangat, 31 tahun yang lalu ia dan ke-4 temannya, Heechul,Yesung,Eunhyuk dan Donghae berebut memilih bintang yang menurut mereka paling indah, hal itu membuat ke-4 temannya berdebat yang tidak ada artinya, sampai akhirnya Ryeowook mengeluarkan kata-kata ajaib dari mulutnya yang membuat perdebatan ke-4 temannya berhenti dan mereka berebut memeluk Ryeowook yang membuatnya sulit bernafas.
            Ingatan itu membuatnya tersenyum memandangi langit dan bintang-bintang yang pernah menjadi rebutan itu. Namun ingatan yang sebenarnya tidak ingin Ryeowook ingat terlintas dipikirannya, kejadian yang membuat ke-empat temannya pergi meninggalkannya. Teman baik, dan sangat dekat dengan Ryeowook yang melakukan semuanya, namun Ryeowook memaklumi hal itu. Yesung mendapat telpon dari seseorang yang tidak ia kenal, yang mengharuskannya membunuh ke-4 teman baiknya, Ryeowook,Heechul,Donghae dan Eunhyuk. Tentu saja Yesung tidak akan melakukan hal yang buruk itu, namun sebuah ancaman yang sangat ia takuti terdengar ditelinganya. Jika Yesung tidak membunuh ke-4 temannya maka Eommanya yang harus menanggung semuanya.
            Dengan terpaksan Yesung membunuh Heechul,Donghae dan Eunhyuk, di tempat yang sudah penelpon aneh itu tentukan. Yesung merasa bingung, apa salahnya sampai-sampai ia harus menuruti perintah orang aneh itu,Perasaan sangat bersalah terus menghampiri Yesung, namun sipenelpon aneh itu tidak bodoh ia tahu kalau Yesung baru membunuh cuma ke-3 temannya, temannya lagi satu yang bernama Ryeowook belum ia bunuh. Kata-kata yang diucapkan oleh orang aneh itu menusuk pikirannya. Yesung terus memikirkan hal itu, ia paling tidak bisa melihat Ryeowook terluka, sampai akhirnya ia juga memutuskan untuk membunuh Ryeowook teman yang sudah Yesung anggap seperti adiknya sendiri.
            Yesung mengajak Ryeowook ke tempat yang sama, tempat ia membunuh ke-3 temannya itu, Yesung menjelaskan semuanya mengenai orang aneh yang menelponnya, mereka hanya bisa menangis dan saling menatap satu sama lain, sambil terus meminta maaf Yesung mendekati Ryeowook yang sudah nampak terpojok di sebuah taman, Yesung lalu mengeluarkan pisau yang ia bawa, pisau itu juga yang ia pakai untuk membunuh ke-3 temannya. Ryeowook hanya memejamkan matanya ia tidak sanggup melihat Yesung yang sudah ia anggap seperti Hyungnya sendiri membunuhnya, namun Ryeowook rela kalau ia dibunuh oleh teman baiknya itu asalkan teman baiknya itu bahagia dan tidak menderita lagi.
            Namun tindakan yang Yesung lakukan saat itu menyimpang dari apa yang dia ucapkan, kejadian itu membuat Ryeowook menitihkan air mata sambil mencoba meletakkan tubuh Yesung di atas rumput yang ia injak. Yesung malah menusuk tubuhnya sendiri beberapa kali yang membuat baju kemeja putih yang Yesung kenakan berwarna merah, dengan sekuat tenaga Yesung berbicara kepada Ryeowook dan menyampaikan pesan terakhirnya. Ia ingin di makamkan di sebelah makam Heechul,Donghae dan Eunhyuk. Sampai kata terakhir Yesung meminta maaf kepada Ryeowook, menutup hidup Yesung, tubuh Yesung tidak bergerak lagi, matanya terpejam dan ia sudah berhenti bernafas.
            Kejadian itu sangat membuat Ryeowook terpukul ia sangat benci dengan si penlpon aneh itu, orang aneh itu telah membuat persahabatan mereka hancur berantakan, sampai saat ini ia tidak tahu nama ataupun wajah orang aneh itu dan apa motif orang aneh itu, apa salah Yesung kepadanya, itu semua tidak Ryeowook dan Yesung ketahui hingga kini. Pandangannya teralih yang sebelumnya menatap langit melihat pohon yang berisi ukiran nama mereka yang tidak terlalu bagus itu, kemudian Ryeowook ingat kejadian saat itu, waktu itu mereka tengah duduk-duduk sambil memandang langit Seoul, Eunhyuk dengan iseng mengukir nama mereka ber-5 di batang pohon yang dianggap Eunhyuk bagus, ia mengingat harapan Eunhyuk megukir nama mereka berlima di batang pohon itu bahwa, mereka tidak akan pernah terpisah, dalam keadaan apapun meski salah satu dari mereka pergi, mereka selalu ada menjadi bintang yang mereka tunjuk saat itu, abadi untuk selamanya.
            Harapan Eunhyuk itu menjadi penyemangat Ryeowook saat ini, kenangan itu bukan hal yang terus saja dikenang tetapi menjadi pembelajaran untuk kehidupan selanjutnya yang lebih baik. Hal itu membuat Ryeowook tersenyum memandang langit dan bintang-bintang yang menjadi perwakilan Yesung, Heechul, Eunhyuk dan Donghae.
            Pikirannya teralih saat melihat Ji Eun yang sudah tidur dipangkuannya nampak kedinginan, perlahan tangan Ryeowook menepuk pundak Ji Eun untuk membangunkannya dan kembasli bersama Ji Eun kerumah. Malam ini Ryeowook mengingat kenangan yang menjadi pembelajaran baginya, ditemani langit malam yang indah dan teman-temannya yang sudah menjadi bintang-bintang yang bersinar terang.

THE END    
Kamsahamnida sudah baca FF saya,,, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ^^ 

Lirik Lagu B2ST ( Beast ) - On Rainy Days [With Romanji and Indonesia Translate]


Romanji

[ Doojoon ] Sesangi eoduwojigo
Joyonghi biga naerimyeon
Yeojeonhi geudaero

[ Kikwang ] Oneuldo eogimeobsi nan
Beoseonajil motane
Neoui saenggak aneseo
[ Yoseob ] Ije
Kkeuchiraneun geol aljiman
Miryeoniran geol aljiman
Ije anil geol aljiman
[ Hyunseung ] Geukkajit jajonsime neol japji motaetdeon naega
Jogeum aswiul ppuninikka~


[ Yoseob ] Biga oneun naren nareul chajawa
Bameul saewo goerophida
Biga geuchyeogamyeon neodo ttaraseo
Seoseohi jogeumssik geuchyeogagetji


[ Junhyung ] Chwihaenna bwa geuman masyeoya doel geot gatae
Biga tteoreojinikka nado tteoreojil geot gatae
Mwo nega bogo sipdageona geureon geon anya
Daman uriga gajin sigani jom nalkaroul ppun
Nega cham johahaesseotdeon ireon narimyeon
Ajik neomu saengsaenghan gieogeul kkeonaenoko
Chueogiran deoche ilbureo bareul deullyeonwa
Beoseonaryeogo balbeodungjocha chiji anha
[ Dongwoon ] Ije
Neoreul da jiwonaetjiman
Modu da biwonaetjiman
Ttodasi biga naerimyeon

[ Kikwang ] Himdeulge sumgyeonwatdeon neoui modeun gieokdeuri
Dasi dorawa neol chatna bwa~


[ Yoseob ] Biga oneun naren nareul chajawa
Bameul saewo goerophida
Biga geuchyeogamyeon neodo ttaraseo
Seoseohi jogeumssik geuchyeogagetji


[ Hyunseung ] Neoegero
Ijen doragal gireun eobtjiman
Jigeum haengbokhan neoreul bomyeo

[ Dongwoon ] Nan geuraedo useobolge neol jabeul su isseotdeon
Himi naegen eobseosseunikka~

[ Yoseob ] Biga oneun naren nareul chajawa
Bameul saewo goerophida
Biga geuchyeogamyeon neodo ttaraseo
Seoseohi jogeumssik geuchyeo gagetji


[ Junhyung ] Eochapi kkeutnabeorin geol ije wa eojjeogesseo
Dwineutge huhoena haneun geoji deoltteoreojin nomcheoreom
Bineun hangsang onikka gyesok banbokdoegetji
Geuchigo namyeon geujeseoya nado geuchigetji

[ Junhyung ] Bineun hangsang onikka gyesok banbokdoegetji
Geuchigo namyeon geujeseoya nado geuchigetji

Indonesia Translate

[ DooJoon ] Saat dunia menjadi gelap
Dan hujan turun dengan tenang
Semuanya masih..                                                                                                                                   
[ KiKwang ] Walaupun hari ini, tanpa ragu-ragu
Aku tidak dapat keluar dari semua ini
Aku tidak dapat berhenti memikirkanmu
                                                                          [ YoSeob ] Sekarang
Aku tahu bahwa ini adalah akhir
Aku tahu bahwa ini semua hanya suatu kebodohan
Sekarang aku tahu bahwa ini tidak benar                                                                                      
[ HyunSeung ] Saya hanya kecewa pada diri ini untuk
Tidak bisa meraih mu karena harga diri itu              
                                    
[ YoSeob ] Dalam hujan kamu datang dan mencariku
Menyiksa diriku sepanjang malam
Saat hujan mulai berhenti, kamu pun mengikuti
Perlahan, sedikit demi sedikit, kamu akan berhenti juga
[ JunHyung ] Aku pasti sedang minum, sepertinya aku perlu untuk berhenti
Sejak hujan jatuh, aku pikir aku juga akan jatuh
Baik, ini tidak berarti bahwa aku merindukanmu, tidak ini tidak berarti
Ini hanya berarti bahwa waktu yang kita lalui bersama sedikit keras
Saat hari seperti ini yang sangat kau suka
Aku tetap membuka kenangan-kenangan tentangmu
Membuat alasan bahwa itu semua kenangan, saya mengambil langkah ke depan
Aku bahkan tidak berusaha untuk melarikan diri
[ DongWon ] Sekarang
Aku menghapus semua tentangmu
Aku mengosongkan semua tentangmu
Namun saat hujan kembali turun

[ KiKwang ] Semua kenangan itu yang telah ku sembunyikan dengan susah payah
Semuanya kembali, itu pasti untukmu
[ YoSeob] Dalam hujan kamu datang dan mencariku
Menyiksa diriku sepanjang malam
Saat hujan mulai berhenti, kamu pun mengikuti
Perlahan, sedikit demi sedikit, kamu akan berhenti juga
(Untukmu)                                                                                                                  [ HyunSung ] Sekarang tidak ada celah untukku kembali
Namun melihat wajahmu yang gembira

[ DongWoon ] Ku'kan terus mencoba untuk tertawa karena aku adalah seseorang yang
Tanpa kekuatan untuk memberhentikanmu
[ YoSeob ] Dalam hujan kamu datang dan mencariku
Menyiksa diriku sepanjang malam
Saat hujan mulai berhenti, kamu pun mengikuti
Perlahan, sedikit demi sedikit, kamu akan berhenti juga
[ JunHyung ] Apa yang bisa aku lakukan terhadap sesuatu yang telah berakhir?
Aku hanya menyesali setelah seperti orang yang sangat bodoh
Hujan akan terus turun jadi ini semua akan terulang kembali
Saat berhenti, saat itu juga aku akan berhenti                                                                            
[ JunHyung ] Hujan akan terus turun jadi ini semua akan terulang kembali
Saat berhenti, saat itu juga aku akan berhenti

Lirik Lagu BTS - Born Singer (With Romanji and Indo Translate)


Romanji

[ JUNGKOOK ] I’m a born singer jom nujeobeorin gobaek (I swear)
Unjaena mulgimanhaesseotdun shingirooga noon apae isseo
[ V ] I’m a born singer eojjeomyeon ireun gobaek (ireun gobaek)
Guraedo neomu hengbokhae
I’m good (whoa whoa)

[ SUGA ] Nansaeng cheo-eum Bangtan-iran ireumeu-ro seon mudae
Samnyun jeon cheotmudae-eui ma-eumul dashi gum-moonhae
Yeojeonhee Daegu chonnom rapper-wa dareulgae eobseotji But
Amateur-ran daneo wiae pro-ran daneoreul sseotji
Geuttorok wonhadeon mudae rap-eul hamyeo choom chulttae
Ajik sal-ah iseumeul neokkyeo pigonhago go-dwuen chultaegeun
Ddawi-neun gyundilmanhae nae saramdeul-i jikyeobonikka
Moam-i apado beotilmanhae hamsungdeul-i mil-lyeo onikka
Dae-bui jeonhoo-eui cha-euijjeom idol-gwa rapper saeui kyunggae-ae
Sal-adoh yeojeonhee nae gongchaek-aen rhyme-i cha-itseo
Daegisil-gwa mudae sai-aesun pen-eul deulgo gasareul sseo
Ireon naega nideul noonaeneun mweoga dalajeotsseo?

Damn shit nan yeojeonhae
Naega byunhaetdago? (What) Ga-seo jeonhae
Byunham-eobsi bonjil-eul jikyeo I’m still rapperman
Samnyunjeon-gwa Dareumeobsi rap-haego noraehaae I’m out

[ JUNGKOOK ] I’m a born singer jom nujeobeorin gobaek (I swear)
Unjaena  mulgimanhaesseotdun shingirooga noon apae isseo
[ JIN ] I’m a born singer eojjeomyeon ireun gobaek (ireun gobaek)
Guraedo neomu hengbokhae I’m good (whoa whoa)

[ Rap Monster ] Soljikhee du-ryeowutseo keun sorin cheo-nuatneundae nal jeungmyunghanda-neungae
Pen-gwa chaek-man aldeon aega ijae saesang-eul nollaekindaneungae I dunno
Saesang-eui gidaechi-wa neomu bidaeching halkkabwa du-ryeowutseo
Nareul middeojweotdun modeun saramdeul-eul baeshinhagae dwaelkkaba
Mugeo-oon eukkaereul pyeogo cheot mudae-ae olla
Chalna-eui jjalbeun jungjeok soomeul golla
Naega jikyeo-bwatdeon saramdeul-i ijaen nal jikyeobogo itnae
Hangsang olyeo-bwatdeon TV-ssok geudeul-i jigeumeun nae mittae
Uh jumadeungcheorum seuchil teumdo eobsi hanbunbbunin yeon-geukeun sijak dwaebeo-ryeotji
Samboonman-ae jeungbalhan nae samnyun-eui pi-ddam piteojineun mic-waeui gissaum
Meotshibchoil bbuni-eotjiman ddokddokhi ssodanae I’m fuckin real
Yah im-ma ni kkumeun mweoya naneun rapstaga dwaeneun-geoya can’t you feel
Geurigo naereo-on soongan geo hamsung yeah I could read your mind (uh yeah)
I could read your mind muleumpyo daeshin misoman
mal-eobsi memberdeuleun geujeo nae eokkareul dudeu-ryeojweotsseo
Ggok eotgeujaegatteundae seu-moo bami heulleobeo-ryeotsseo
And let the haters on me gaenaega neulsang hae-on il
ni-naega keybodeu nolildong-an nan nae kkumdeleul chaeweotji
Sunglass hair style wae yokhaneunji al-ah
Eojjetdeun seumusal-ae neoboda jalnaganeun naya

[ V ] I’m a born singer jom nujeobeorin gobaek (I swear)
Unjaena  mulgimanhaesseotdun  shingirooga noon apae isseo
[ JIMIN ] I’m a born singer eojjeomyeon ireun gobaek (ireun gobaek)
Guraedo neomu hengbokhae I’m good (whoa whoa)

[ J-HOPE ] Uriga ddwuiyeotdeon-nal uri gachi gyeok-eotdun nal
Samnyun-iran shigan modu hanaga dwaetdeon maeum
Geureokae heulin pi-ddami nal jyeokshinae
Mudaega ggeutnam dwui noonmuli beonjinae
Maesoongan mada jashin-aegae dajimhae choshimeul ilchi ankae
Hangsang nadapgae cheo-eumeui na-aegae bukkeorubji ankae
So we go we go we go
Deo wuiro wuiro wuiro

[ BTS ] I’m a born singer jom nujeobeorin gobaek (I swear)
Unjaena  mulgimanhaesseotdun  shingirooga noon apae isseo
I’m a born singer eojjeomyeon ireun gobaek (ireun gobaek)
Guraedo neomu hengbokhae I’m good (whoa whoa)

Translate Indonesia

[ Jungkook ] Aku penyanyi kelahiran Sebuah pengakuan terlambat sedikit ( aku bersumpah ) Fatamorgana yang selalu tampak begitu jauh sekarang di depan mata saya ( Ada di sini )
[ V ] Aku penyanyi kelahiran Mungkin ini merupakan pengakuan awal ( pengakuan awal )                                                                                                                              Tapi aku sangat senang aku baik ( whoa whoa )

[ Suga ] Tahap pertama kami berdiri dengan nama Bangtan                                              Saya kembali bagaimana kita merasa tentang tahap pertama kami 3 tahun yang lalu
Masih saya tidak ada yang berbeda dari Daegu rapper pedesaan Tapi
Aku menulis kata ' pro ' di atas ' amatir '
Sementara rap dan menari di atas panggung saya ingin sekali
Saya merasa masih hidup , perjalanan melelahkan untuk bekerja dan kembali ke rumah
Saya dapat menahan masalah seperti itu karena orang-orang saya menonton saya
Karena bahkan jika tubuh saya sakit sorakan datang bergulir di
Sebelum dan setelah debut perbedaan terletak pada batas antara idola dan rapper
Hidup di , notebook saya masih penuh dengan sajak
Di ruang tunggu dan di antara pertunjukan saya memegang pena dan menulis lirik
Ini adalah bagaimana saya , apakah sesuatu tentang saya berubah di depan mata Anda?
Sial sial aku masih sama
Aku berubah , Anda katakan ? ( Apa ) Pergi dan memberitahu mereka
Tanpa perubahan saya terus rohku aku masih rapperman
Berubah sejak 3 tahun yang lalu saya rap dan bernyanyi aku keluar

[ Jungkook ] Aku penyanyi kelahiran Sebuah pengakuan terlambat sedikit ( aku bersumpah )
Fatamorgana yang selalu tampak begitu jauh sekarang di depan mata saya ( Ada di sini )
[ Jin ] Aku penyanyi kelahiran Mungkin ini merupakan pengakuan awal ( pengakuan awal )
Tapi aku sangat senang aku baik ( whoa whoa )

[ Rap Monster ] Sejujurnya aku takut , aku bilang aku akan menunjukkan kepada mereka semua tapi ( saya takut ) membuktikan diri
Fakta bahwa seorang anak yang dibesarkan di pena dan buku kini mengejutkan dunia Aku tak tahu
Aku takut aku akan berdiri asimetris dengan harapan dunia
Dalam kasus saya mengkhianati semua orang yang memiliki iman dalam diriku
Saya meluruskan bahu berat dan naik di atas panggung pertama saya
Selama statis singkat saat ini, saya menenangkan napas
Orang yang saya sudah menonton sekarang semua menonton saya
Mereka Aku mendongak di TV , sekarang mereka di bawahku
Uh seperti kaleidoskop , tindakan satu kesempatan tanpa sejenak untuk menyikat masa lalu telah dimulai
Pertempuran 3 tahun dengan mic disirami darah dan keringat menguap dalam 3 menit
Itu hanya _0 detik tapi aku tuangkan mereka jelas aku sialan nyata
' Hei anak apa impian Anda ? " Tambang adalah untuk menjadi bintang rap Anda tidak bisa merasakan
Dan saat harganya turun , mereka sorak-sorai ya aku bisa membaca pikiran Anda ( eh ya )
Aku bisa membaca pikiran Anda Hanya tersenyum bukan tanda tanya
Para anggota menepuk bahu saya tanpa berkata-kata
Rasanya seperti sehari sebelum kemarin, tapi 20 malam telah berlalu sudah
Dan biarkan pembenci pada saya Itu pekerjaan hari mereka selalu berada di
Sementara Anda semua yang menggoda keyboard saya memenuhi impian saya
Sun kacamata gaya rambut , aku tahu kenapa kau mengejek saya
Dalam kasus apapun , itu aku yang pergi lebih jauh dari Anda pada usia 20

[ V ] Aku penyanyi kelahiran Sebuah pengakuan terlambat sedikit ( aku bersumpah )
Fatamorgana yang selalu tampak begitu jauh sekarang di depan mata saya ( Ada di sini )
[ Jimin ] Aku penyanyi kelahiran Mungkin ini merupakan pengakuan awal ( pengakuan awal )
Tapi aku sangat senang aku baik ( whoa whoa )

[ J-Hope ] Hari-hari kami telah berjalan melalui , hari-hari yang kami alami bersama-sama
Bagaimana kita menjadi satu pikiran dalam waktu 3 tahun '
Aku basah kuyup dengan darah dan keringat saya sudah tumpah
Setelah air mata kinerja bocor meskipun
Setiap saat saya memastikan tidak kehilangan integritas saya
Untuk selalu menjadi diri saya sendiri , jadi saya tidak mempermalukan saya dari awal
Jadi kita pergi kita pergi kita pergi
Lebih tinggi lebih tinggi lebih tinggi

[ BTS ] Aku penyanyi kelahiran Sebuah pengakuan terlambat sedikit ( aku bersumpah )
Fatamorgana yang selalu tampak begitu jauh sekarang di depan mata saya ( Ada di sini )
Aku penyanyi kelahiran Mungkin ini merupakan pengakuan awal ( pengakuan awal )
Tapi aku sangat senang aku baik ( whoa whoa )

FanFiction Super Junior [Tittle:Black Shadow] [Genre:Fantasy,Romance and Sad]


Annyeong ^^, ini FF ke-2 aku,, kasi komentar kalian ya .. and enjoy read ^^
Tittle : Black Shadow
Genre : Fantasy,Romance and Sad
Main Cast : Kyuhyun,Zhoumi,Han Ji
Author : @Sintaa_ELF407

            Kyuhyun yang tengah berjalan pulang ke rumahnya saat sekolah usai, menghentikan langkah kakinya dan menoleh kebelakang. Kyuhyun merasa ada yang mengikutinya, ia memastikan ada atau tidak seseorang yang tengah mengikutinya di tengah malam. Saat Kyuhyun merasa tidak ada yang mengawasinya ia kembali melanjutkan perjalanannya ke rumah, namun ia kembali menghentikan langkah kakinya, saat ia merasa ada sesosok bayangan hitam melewatinya. "Siapa di sana ?". Suasana yang saat itu tengah gelap membuat Kyuhyun benar-benar ketakutan tanpa ia sadari beberapa hantaman mengarah ke wajahnya yang membuatnya sedikit agak lebam.
***
            "Eomma aku pulang". Kyuhyun langsung pergi ke kamarnya dan meletakkan tasnya di atas tempat tidur dan berbaring sambil menatap langit-langit kamarnya. "Aah sakit sekali, yang tadi itu siapa ?". Pikirannya mengenai orang tersebut menjadi hilang saat ia mendengar suara eommanya. "Kyuhyun-ah makan dulu, nanti nasinya keburu dingin". Teriak wanita separuh baya yang sebenarnya bukan ibu kandung Kyuhyun, namun wanita itu telah menganggap Kyuhyun sebagai anaknya sendiri begitu juga dengan Kyuhyun. "Ne, Eomma". Kyuhyun juga membalas perkataaan Eommanya sambil sedikit berteriak. "Aduh, eotteokhae, kalau eomma tahu bisa gawat".
Kyuhyun lalu mengambil sebuah masker yang ada di lacinya
***
            "Hey, kyuhyun-ah kenapa saat makan kau menggunakan masker ?". Eommanya yang tampak penasaran mencoba meraih masker yang ada di wajah Kyuhyun beberapa kali, tapi Kyuhyun menghindar. "oh, ini hmm tadi kyuhyun bersin-bersin biar makanannya gak kena virus jadi, hmm jadi Kyuhyun mau makan di kamar aja boleh kan eomma ?". Kyuhyun mencoba tenang saat menjawab pertanyaan Eommanya tersebut. "tidak usah makan saja di sini". "tapi eomma". Belum selesai Kyuhyun berbicara eommanya sudah menyodorkan sesendok nasi kepadanya, dengan terpaksa Kyuhyun membuka maskernya perlahan.
***
            "aigoo, Kyuhyun-ah apa kamu habis berkelahi ?". Eommanya yang sebelumnya menyodorkan sesendok nasi lalu meletakkannya kembali. Belum sempat Kyuhyun menjawab pertanyaan eommanya, eomma Kyuhyun pergi mencari air panas serta lap untuk mengompres luka Kyuhyun. Perlahan eomma Kyuhyun mengompres luka Kyuhyun namun sepelan apa pun eommanya mencoba mengobatinya tetap saja terasa sakit. "ah,,eomma tolong pelan-pelan". "ini sudah pelan, bagaimana bisa anak eomma yang manis ini berkelahi, siapa yang melakukannya ?, biar eomma beri pelajaran". "Anio eomma aku tidak apa-apa jadi jangan khawatir". "bagaimana bisa kamu bilang tidak apa-apa, wajah mu sudah hampir penuh dengan luka lebam". Tanpa sengaja eomma Kyuhyun memukul lengannya karena merasa kesal, "benar eomma aku sudah baikkan". Kyuhyun mencoba tersenyum namun ketika ia baru mengangkat sudut bibirnya tangannya sudah memegangi sudut bibirnya tersebut karena terasa sakit. "hah apa yang eomma bilang, cepat sana tidur besok kamu sekolah". Kyuhyun hanya bisa menganguk menjawab pertanyaan eommanya. "ne, eomma selamat malam". Kyuhyun langsung mencium pipi eommanya sebelum tidur begitu juga eommanya, itu sudah kebiasaan Kyuhyun dengan Eommanya.
***
            "selamat malam hyung". Kyuhyun tidur sekamar dengan Zhoumi namun ranjang mereka terpisah. "ne selamat malam". Zhoumi mengucapkan hal tersebut tanpa memandang wajah adiknya tersebut karena terlalu sibuk belajar untuk ujian esok.
***
            Zhoumi yang keesokan harinya baru selesai mandi, merasa terkejut melihat wajah adiknya yang hampir penuh dengan luka lebam. "Eomma,, eomma lihat Kyuhyun !". Eommanya yang mendengar suara teriakan Zhoumi menghentikan kegiatan memasaknya dan bergegas menuju kamar Zhoumi dan Kyuhyun. "ada apa ?, kenapa pagi-pagi sudah ribut". Zhoumi langsung menunjuk wajah Kyuhyun yang labam tersebut. "eomma lihat wajah Kyuhyun, l-lebam". "oh itu dari kemarin saat pulang sekolah wajah adik mu sudah lebam seperti itu. "jinjja ?, kenapa aku tidak mengetahuinya". "karena kamu terlalu sibuk dengan buku, cepat makan sarapan mu sana". "ne eomma". Zhoumi masih memandangi wajah adiknya, ia tidak percaya adiknya sudah pandai berkelahi.
***
            "Selamat Pagi eomma, selamat pagi hyung". Kyuhyun langsung memakan roti yang sudah di siapkan eommanya yang tengah mencuci piring. "ne, selamat pagi". Zhoumi memandangi Kyuhyun penuh curiga sambil mengunyah makanannya. "hmm.. Hyung kenapa menatap ku seperti itu ?". "Kamu berkelahi dengan siapa ?". "ohh tentang itu, aku baik-baik saja hyung jangan Khawatir". Belum sempat Zhoumi mempertegas perkataannya tersebut, Kyuhyun sudah pergi meninggalkan ruang makan. "Aku berangkat Hyung,Eomma, aku sudah terlambat".
***
            Perlahan Kyuhyun melangkahkan kakinya berjalan menuju sekolah sambil meletakkan tangannya di saku celana. "bagaimana jika Hyung bertanya itu lagi aku harus menjawab apa ?". seketika Kyuhyun teringat sesuatu. "aahh iya aku harus bergegas nanti kena hukum sama guru killer itu lagi". Kyuhyun yang sebelumnya berjalan santai mulai berlari sekuat tenaga, tanpa di sadari ada seorang wanita yang memakai jubah hitam mengikutinya diam-diam.
***
            "apa kau sudah mengetahui orangnya ?". "ya, saya sudah memberinya tanda". Seorang wanita yang berpakaian serba hitam sedang berbicara dengan pemimpin klan tersebut. "kau memberinya tanda ? tanda apa ?". Perlahan wanita tersebut yang tengah berbicara dengan pemimpin klannya tersebut membuka krudung hitam yang ia kenakan sehingga wajahnya nampak jelas terlihat rambut yang berwarna merah, bola mata yang berwarna ungu serta taring yang menghiasi mulutnya terlihat sangat jelas ia menatap pimpinannya tersebut dengan tatapan keyakinan. "sebuah tanda berwarna ungu tepat di sudut bibir kiri laki-laki itu, dan tanda itu tidak akan hilang sampai tugas saya selesai". "cepat laksanakan tugas ini, jangan sampai ada masalah". Wanita yang berbicara dengan pemimpin klannya yang juga menggunakan baju serba hitam itu menganggukan kepalanya dan dengan cepat wanita itu melakukan teleportasi.
***
            "sebaiknya aku berubah menjadi apa ya ?". Wanita pemakai jubah hitam itu terus memandangi Kyuhyun yang tengah belajar di dalam kelas, tidak ada satupun orang yang bisa melihatnya kecuali klannya sendiri jika ia sedang memakai jubah hitam.
***
            Waktu sudah menunjukan pukul 17.05 KST, semua murid sudah kembali kerumah mereka masing-masing, kecuali Kyuhyun ia sibuk mengerjakan PR di kelas itu memang sudah kebiasaan Kyuhyun dari SD yang selalu membuat keluarganya khawatir. "aigo sudah jam segini aku harus cepat pulang nanti hyung dan eomma bisa ngomel lagi". Dengan cepat Kyuhyun memasukan bukunya sembarang kedalam tas.
***
            Dengan cepat Kyuhyun berjalan menuju rumahnya, kejadian di malam sebelumnya terulang kembali, namun banyangan itu menunjukan dirinya dengan menggenakan krudung hitam tepat di depan matanya lalu menghilang secara cepat kurang dari 2 detik hal itu sempat membuat jantung Kyuhyun berdetak lebih cepat. "siapa yang tadi itu ?". Pikiran Kyuhyun teralih ketika ia mendengar suara teriak wanita yang meminta tolong. Dengan cepat Kyuhyun berlari ke arah suara tersebut.
***
            Kyuhyun menghetikan langkah kakinya saat ia sampai pada asal suara tersebut di sebuah gang kecil seorang wanita tengah menarik narik tas dan belanjaannya yang ia bawa sambil meminta tolong, Kyuhyun langsung bergegas menemui wanita tersebut. Belum sempat Kyuhyun sampai pada tempat wanita itu berdiri, laki-laki yang hendak mencuri tas dan belanjaan wanita itu kabur meninggalkan wanita itu. "Nuna, apa nuna tidak apa-apa ?". Dengan nafas tersenggah-senggah Kyuhyun mencoba menanyakan hal tersebut. "Ne, saya baik-baik saja, kamsahamnida". Luka yang ada di sudut kiri bibir Kyuhyun tiba-tiba terasa sakit yang membuat tangannya memegang lukanya tersebut.
***
            Kyuhyun langsung masuk kerumahnya dengan langkah kaki yang sangat pelan mencoba untuk langsung pergi ke kamarnya, namun tingkah yang mencurigakan tersebut sudah di ketahui Zhoumi. Masih dengan langkah yang sangat pelan Kyuhyun memastikan rumahnya sepi, Zhoumi yang sedari tadi berdiri di hadapan Kyuhyun melipat kedua tangannya di depan dada dengan wajah yang sangat kesal. Saat langkah terakhir Kyuhyun menuju kamarnya tinggal selangkah lagi, ia menabrak Hyungnya tersebut lalu terjatuh. Zhoumi hanya menghela nafas melihat kebiasaan buruk dongsaengnya tersebut. "hah,, dari mana saja kamu ?, jam segini baru pulang ?". Telapak Kaki Zhoumi memukul-mukul lantai menunggu jawaban dari Kyuhyun. Kyuhyun tidak berani menatap wajah Hyungnya jika sedang marah, jadi ia hanya menundukan kepalanya dan mencoba berkata jujur. "Gini Hyung, tadi aku sudah pulang lebih awal, tapi aku menolong seorang wanita di jalan tadi". Zhoumi hanya memutar kedua bola matanya melihat adiknya membuat alasan seperti itu. "hah,, ya sudah untung saja eomma sedang keluar, kalau eomma tahu..". Zhoumi langsung menyilangkan kedua telapak tangannya yang membuat ujung-ujung jari tangannya menghadap ke lehernya lalu menggerakkannya berlawanan arah. Kyuhyun yang melihat kelakuan Hyungnya merasa terkejut dan tidak berkata apa-apa lagi, karena ia tahu apa kejadian selanjutnya jika eommanya sedang di rumah. "Cepat sana makan". Setelah merasa puas menakuti adiknya tersebut Zhoumi langsung pergi ke ruang makan dan menyiapan makanan untuk deongsaeng kesayangannya tersebut. Kyuhyun lalu mengikuti Hyungnya dan duduk bersila di meja makan, ia merasa senang Hyungnya menyiapkan makanan untuknya. "wah sepertinya enak sekali". Mata Kyuhyun tidak berkedip sedikit pun melihat makanan kesukaannya berada di atas meja makan. namun Kyuhyun merasa heran karena hanya ada 1 piring yang disiapkan Hyungnya. "hah,, kenapa piringnya cuma satu ?". "ne tadi Hyung sudah makan". Zhoumi langsung lanjut membaca buku barunya tersebut di meja makan dan membiarkan adiknya tersebut makan dengan lahap. "oh iya, Hyung jangan bilang hal ini pada eomma ya". "Ne". Kyuhyun lalu lanjut menghabiskan makanannya dengan lahap.
***
            "Annyeonghaseyo choneun Young Han Ji Imnida". Kyuhyun yang pada saat itu sedang membaca sebuah novel teralih oleh suara seorang wanita yang sedang memperkenalkan dirinya. "Baik, Han Ji kamu duduk di sebelah Kyuhyun, di sana". "ne, seonsaengnim kamsahamnida". Wanita itu langsung membungkuk yang merupakan ciri khas orang korea, dan langsung pergi menuju bangku Kyuhyun. Kyuhyun yang terus menatap wajah wanita yang duduk di sebelahnya teringat sesuatu. "hmm Han Ji-sshi sepertinya aku pernah melihat mu". "ne ?". Wanita itu langsung menatap wajah Kyuhyun dan mengingat seseorang. "oohh iya kamu yang kemarin menolong ku, sekali lagi kamsahamnida". Wanita itu langsung mengambil sebuah coklat dari dalam tasnya dan menyodorkannya ke Kyuhyun "ini terima sebagai tanda terimakasih ku kemarin, sekaligus salam perkenalan kita". Kyuhyun lalu menatap coklat yang di bawa gadis itu dan mengambilnya. "ne, terimakasih salam kenal".
***
            Semenjak beberapa minggu mereka sangat dekat sampai akhirnya mereka pacaran. Sepulang sekolah Kyuhyun tidak pernah lagi membuat PR nya di sekolah. Ia terlalu sibuk dengan Han Ji berpergian ke tempat-tempat yang mereka kunjungi. Sikap Kyuhyun berubah total yang dulunya sangat rajin belajar kini ia hanya terlalu sibuk dengan ponselnya.
***
            Sampai beberapa Minggu Kyuhyun mengajak Han Ji ke rumahnya untuk makan malam bersama. Sore itu Kyuhyun yang melihat Eommanya sedang memasak makan malam, memeluk eommanya dari belakang dengan nada yang sangat manja Kyuhyun meminta eommanya membuat makanan yang banyak serta enak. "tumben kamu meluk eomma, memangnya ada apa ?". Sambil terus mengaduk-aduk masakannya tanpa memandangi wajah anaknya tersebut. "begini eomma nanti aku mengajak yeoja chingu ku makan malam bersama kita". "wah.. Anak eomma sudah punya pacar, ne kalau begitu cepat bantu eomma memasak". Kyuhyun lalu mengerjakan yang eommanya perintahkan hingga pukul 18.12 KST, suara bel rumah Kyuhyun berbunyi Kyuhyun yang membuka pintu merasa senang Han Ji datang tepat waktu.
***
            "Annyeonghasaeyo". Han Ji langsung membungkuk pada eomma Kyuhyun yang sudah menunggu di meja makan. "eomma ini yang namanya Han Ji". "ne, Han Ji imnida". "oh ne, cepat duduk, nanti makanannya bisa dingin". Eomma Kyuhyun merasa ada yang belum hadir, orang yang selalu membawa buku kemana-mana siapa lagi kalau bukan Zhoumi. "Mimi-ya cepat turun ayo makan". Dengan nada sedikit berteriak, Eomma Kyuhyun memanggil Zhoumi yang sedari tadi sibuk membaca buku di kamarnya. "ne, eomma". Zhoumi langsung menuju ruang makan sambil membaca buku tanpa melihat wanita yang tengah duduk di sebelah Kyuhyun. Saat Zhoumi sudah duduk bersila di depan meja makan dan hendak meletakan bukunya, ia tanpa sengaja melemparnya ke belakang karena merasa terkejut melihat Han Ji di depannya.
"Hyung kau kenapa ?". "a-anio". Zhoumi menatap takut Han Ji. Dan hendak bersembunyi di belakang punggung eommanya "annyeonghaseyo". "ne, annyeonghaseyo". Zhoumi menjawab sapaan Han Ji.
***
            Seusai makan malam tadi, Mereka melakukan aktivitasnya masing-masing  di kamar, Kyuhyun sedang main Game, Zhoumi sedang membaca sambil tidur namun akhirnya Zhoumi meletakkan bukunya dan memandangi langit-langit kamarnya. suatu pikiran terlintas di pikirannya, ia memikirkan yeoja chingu Kyuhyun, Sambil berfikir-fikir mengucapkan hal tersebut atau tidak. "Kyuhyun-ah ?". "mwo ?". Kyuhyun terus bermain game tanpa memandang wajah Hyungnya. "sejak kapan kamu pacaran dengan Han Ji ?". "hmm.. 6 minggu yang lalu, wae ?". "a-anio,, aku hanya ingin memberi tahu mu lebih baik kau jauhi gadis itu". Kyuhyun yang sedari tadi asyik bermain game tiba-tiba menghentikannya dan duduk menghadap Hyungnya meminta penjelasan yang lebih kuat."wae..?". "dia akan melukai mu". "kenapa Hyung bicara seperti itu ?". "a-anio aku hanya mendapat firasat saja". Suasana saat itu hening tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka hingga akhirnya Zhoumi yang berbicara. "ya sudah, ayo kita tidur, besok kan kita harus ke sekolah". Zhoumi langsung menarik selimut hingga menutupi seluruh tubuh serta wajahnya. "ne Hyung selamat malam". "selamat malam".
***
            "sial kenapa Hyung Kyuhyun bisa mengetahui wujud asliku". Han Ji merasa sangat kesal, Kyuhyun itu laki-laki terakhir yang harus ia incar kenapa dapat jalan sesulit ini. Iya, tentu saja, kalian (para pembaca) pasti sudah menebaknya dari awal Han Ji adalah bayangan hitam yang selalu mengikuti Kyuhyun, ia harus mendapat nyawa dari Kyuhyun, namun Kyuhyun harus ikhlas memberi nyawanya padanya agar kekuatan yang ia idam-idamkan beratus-ratus tahun dapat terwujud. "iya, iya aku harus melakukannya esok malam, aku rasa perasaan Kyuhyun sudah tulus padaku hahaha". Wanita itu tertawa sangat menyeramkan yang membuat goa tempat tinggalnya bergema.

***
            "Hyung eomma aku berangkat". "ne, hati-hati Kyuhyun-ah, kamu sudah bawa bekal ?". "ne sudah eomma". Zhoumi yang merasa khawatir akan nyawa adiknya ingin pergi untuk mengikuti Kyuhyun, namun ia ingat jika di sekolah ia akan ada ujian. "Kyuhyun-ah tunggu dulu". Kyuhyun yang hendak membuka pintu mengurungkan niatnya. "mwo ?". Zhoumi langsung memeluk Kyuhyun dan membisikannya sebuah kata. "Kyuhyun-ah berhati-hatilah dengan Han Ji, kau tahu kenapa Hyung berkata seperti itu ?". Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya yang badanya masih di peluk oleh Hyungnya. "kemarin kau tahu kenapa aku sangat terkejut melihatnya ?". Kyuhyun kembali melakukan tindakan yang sama ia hanya menggelengkan kepalanya. "ia itu bukan manusia, aku melihat badannya seperti manusia, rambut aslinya berwarna merah, matanya ungu dan ia memiliki sayap seperti kelelawar, jika kamu masih sayang padaku dan Eomma, jauhi dia, dia akan sangat berbahaya bagimu". Zhoumi langsung melepaskan pelukannya itu dan mengusap matanya, air mata tersebut tidak boleh di ketahui oleh eomma mereka. Kyuhyun juga melakukan hal yang sama seperti Zhoumi. Ia belum pernah mendengar Hyungnya seserius ini, namun Kyuhyun tidak terlalu mengerti maksud Hyungnya. "tapi Hyung..". "cepat pergi sana nanti kamu terlambat". Zhoumi sudah membukakan pintu untuk Kyuhyun, jadi Kyuhyun langsung melangkahkan kakinya keluar. "aku berangkat Hyung". "ne, hati-hati di jalan, ingat perkataan ku tadi". "ne hyung, annyeong". Merekapun melambaikan tangan mereka.                                                             
***
            Di Kelas, Kyuhyun meletakkan melipat tangannya di atas meja dengan lalu meletakkan kepalanya di atas tangannya tersebut, ia merasa bingung apa harus mempercayai perkataan Hyungnya, yang sebenarnya tidak keseluruhan Kyuhyun mengerti maksud Hyungnya. "kenapa Hyung membicarakan hal tersebut mendadak ?". Kyuhyun terus memikirkan perkataan hyungnya sampai Han Ji yang baru saja masuk ke kelas melihat Kyuhyun yang sedang meletakkan wajahnya di atas meja, Han Ji pun meletakkan tangannya di atas pundak Kyuhyun. "oppa kamu kenapa ?". Tiba-tiba tangan Han Ji yang sedang memegang pundak Kyuhyun mendapat sebuah sinyal. Raut wajah Han Ji yang sebelumnya merasa tenang saja melihat kelakuan Kyuhyun, berubah ia mengkerutkan alisnya merasa tidak percaya. "bagaimana bisa ?, ia tidak menyayangiku lagi, tidak tulus, kepercayaannya padaku menurun apa yang harus aku lakukan ?". Suara batin Han Ji sangat panik, ia sangat khwatir tugasnya kali ini gagal.
            "Ne, Chagi-ya, aku tidak apa-apa, aku hanya merasa tidak enak badan, aku sekarang sedang banyak pikiran, tolong tinggalkan aku sendiri". Jawab Kyuhyun yang sudah membuat Han Ji menunggu jawabannya untuk beberapa detik. "tapi oppa, aku ingin membicaraka satu hal pada mu". Han Ji berusaha agar Kyuhyun mau mendengarkan ucapannya, sinyal yang ia terima dari badan Kyuhyun ternyata benar, kepercayaan Kyuhyun padanya sudah berkurang, jika itu terjadi semakin parah rencananya selama ini akan gagal total.
            "oppa..?". Kyuhyun yang sebelumnya tidak memandang wajah Han Ji, akhirnya menatapnya dan berusaha tersenyum. "ne chagi-ya, sudah aku bilang aku mau sendiri, lain kali saja kau bicarakan hal itu". Kyuhyun lalu mengacak-acak sedikit rambut Han Ji. "tapi ini penting, besok aku akan pindah keluar kota". Wajah Kyuhyun berubah menjadi datar. "mwo ?". "Ne, oppa hari ini terakhir kita bersama, mianhae". Kyunyun dan Hanji saling menatap, Kyuhyun tidak percaya wanita yang baru ia kenal selama 6 minggu besok akan pergi meniggalkannya. Lamunan Kyuhyun menghilang saat tangan Hanji memegang tangan Kyuhyun. "oppa, mianhae, jeongmal mianhae, aku harap hari ini kita dapat melakukan hal-hal yang seperti biasa kita laukukan. Aku ingin hari ini aku selalu bersama mu". Kyuhyun lupa akan pesan Hyungnya untuk menjauhi Hanji. "ne, chagi-ya, aku akan mengabulkan permintaan mu". Kyuhyun lalu tersenyum dan menguatkan genggaman tangannya dengan Hanji.
***
            Zhoumi terus berjalan bolak-balik di depan pintu masuk menunggu Kyuhyun pulang. "mimi-ya, ada apa ?". Eommanya yang tengah menonton tv merasa terganggu melihat tingkah Zhoumi. "anio eomma, hmm eomma kenapa jam segini Kyuhyun belum pulang juga ?". Eommanya langsung melihat jam dinding. "ooh iya,, coba hubungi ponselnya". "ne". Zhoumi langsung meraih ponsel yang berada di sakunya dan segera menghubungi Kyuhyun. "sial, nomornya tidak aktif". "hahh anak itu membuat orang susah saja". "eotteokhae Kyuhyun dalam bahaya". Eomma Kyuhyun mendengar Zhoumi mengucapkan sesuatu dan eomma Kyuhyun meminta penjelasan Zhoumi.
            "bahaya apanya ?". Dengan wajah yang hampir pucat Zhoumi menceritakan semuanya mengenai Yeoja chingu Kyuhyun. Zhoumi menjelaskan hal tersebut dengan penuh air mata ia tidak ingin kehilangan anggota keluarganya lagi. "mwo ?". "ne eomma, aku khawatir sekali, Kyuhyun belum datang juga". Mereka berdua mulai panik "biar Eomma saja yang pergi ke sekolah Kyuhyun". Eomma Zhoumi sudah siap-siap hendak pergi ke sekolah Kyuhyun. Zhoumi pergi menghalangi eommanya yang sudah hendak keluar rumah, sambil memegang bahu eommanya ia meyakinkannya untuk tidak pergi. "a-anio eomma, biar aku saja yang pergi, cuaca di luar sangat dingin, eomma tinggal saja di rumah". Akhirnya Zhoumi pergi ke sekolah Kyuhyun untuk mencarinya.
***
            "hati-hati Mimi-ya, kalau ada apa-apa cepat hubungi Eomma". "ne,eomma aku akan baik-baik saja". Saat itu tengah hujan yang mengharuskan Zhoumi memakai payung, dan juga jaket serta syal dan pakaian tebal lainnya untuk menutupi badannya dan melindunginya dari cuaca dingin. Eomma Zhoumi hanya bisa memandang punggung anaknya tersebut yang sudah pergi meniggalkan rumah. Sambil memandang langit yang tengah Hujan eomma Kyuhyun menggenggam kedua tangannya di depan dada dan berdoa. "Tuhan Jesus, tolong lindungilah anak-anak ku". menjelang 5 menit suara pecahan kaca terdengar sangat keras, yang membuat eomma Kyuhyun kembali kedalam rumah dan mengeceknya.
            Ia sangat terkejut melihat fotonya bersama Zhoumi dan Kyuhyun pecah, namun yang pecah hanya setengah, foto Kyuhyun saja. Eomma Kyuhyun yang hendak membersihkan pecahan kaca tersebut, kemudian mengisap jarinya yang berdarah akibat terkena kaca yang tajam tersebut. "Kyuhyun-ah, cepatlah pulang". Dengan penuh air mata Eomma Kyuhyun terus memandangi foto tersebut kemudian memeluknya erat-erat.
***
            Saat itu Kyuhyun dan Hanji tengah berada di taman belakang sekolah hanya ada mereka saja di sekolah dan penjaga sekolah yang masih membersihkan sekolah, mereka hendak meninggalkan sekolah dan pergi ketempat yang sudah di pilih Hanji. "hmm oppa tunggu di sini dulu ne, aku mau ke kamar kecil dulu". "ne". Hanji yang sebelumnya tengah duduk-duduk di taman pergi meniggalkan Kyuhyun yang juga tengah duduk sambil memandang langit.
***
            "sial, aku merasakan ada yang akan mengganggu ku nanti". Hanji langsung memukul tembok yang ada di sebelahnya hingga retak. "aku harus habisi dia sekarang". Hanji lalu mengubah tubuhnya kembali kebentuk aslinya, ia pergi mengitari sekolah sampai akhirnya ia melihat Zhoumi tengah memanggil-manggil nama Kyuhyun di aula. Zhoumi yang hendak pergi meninggalkan aula merasa terkejut melihat Hanji yang sudah kembali ke wujud aslinya tengah berdiri di depannya sambil menunjukan taringnya yang tajam.
            Perlahan Zhoumi mundur ia tidak ingin berkelahi dengan Hanji, namun langkah kaki Hanji menuju ke Zhoumi sampai akhirnya langkah kaki Zhoumi terhenti ketika ia menabrak tembok yang ada di belakangnya, Hanji hanya berada beberapa meter dari  tempat Zhoumi berdiri, secepat kedipan mata Hanji sudah sangat dekat dengan Zhoumi dan langsung memegang lehernya dan mengangkatnya setinggi mungkin hingga kaki Zhoumi tidak menyentuh tanah lagi. "c-cepat turunkan a-aku". "hah..? Menurunkan mu dan mengganggu semua rencanaku ?, itu mustahil". Hanji lalu melempar Zhoumi dan akhirnya membentur tembok yang membuat mulut Zhoumi mengeluarkan darah.                             
            "jangan ganggu rencanaku ini". Hanji dengan cepat berjalan ke arah Zhoumi dan memukul pundaknya dengan keras hingga membuatnya pingsan, kaca mata yang di gunakan Zhoumi lepas dari matanya dan retak. "mianhae, kau sebenarnya tidak ada urusan dengan hal ini tapi jika aku membiarkanmu di sisi Kyuhyun maka rencanaku akan gagal". Hanji lalu mengepakkan sayapnya dan pergi meninggalkan Zhoumi yang pingsan serta berlumuran darah.
***
            "aisshh.. Kenapa Hanji lama sekali. dasar yeoja". Kyuhyun terus berjalan bolak-balik menunggu Hanji kembali namun tiba-tiba lehernya terasa sakit seperti tercekik, Kyuhyun pun memegangi lehernya dan seketika ia mengingat Hyungnya. "oppa ayo kita pergi, kau kan sudah berjanji akan pergi bersama ku mengunjungi tempat yang aku ingin kunjungi". Hanji langsung menggandeng tangan Kyuhyun. "oohh ne".
***
            Tak terlihat pejalan kaki lagi, hanya Kyuhyun dan Hanji yang tengah berjalan. Sampai akhirnya mereka tiba di tempat yang ingin Hanji kunjungi. "Chagi-ya kenapa ke sini, di sini sangat gelap sekali". Mereka berdua tengah berada sebuah gang kecil, itu tempat pertama kalinya Kyuhyun bertemu dengan Hanji saat tas serta barang belanjaannya hendak di curi dan Kyuhyun menolongnya. "ada apa ini Hanji-ya ?". Hanji lalu memegang bahu Kyuhyun dan meletakkannya dekat tembok hingga Kyuhyun terpojok. "oppa". "ne, chagi-ya, ada apa sebenarnya kau mengajak ku kesini ?". Hanji lalu memegang wajah Kyuhyun dengan kedua tangannya. Yang membuat Kyuhyun heran. "apa kamu tulus mencintaiku ?". Kyuhyun lalu memegang tangan Hanji yang berada di wajahnya dengan erat lalu menurunkan tangan Hanji dari wajahnya tanpa melepasnya sama sekali. "tentu saja, memangnya kenapa ?". "hmm aku adalah pacar pertama dan terakhir mu bukan ?". "Ne". "hmm.. Kalau aku membohongi mu bagaimana ?". "ne ?, kenapa kamu bicara seperti itu ?". Kyuhyun benar-benar tidak mengerti maksud dari perkataan Hanji. "apa kau akan tetap mencintaiku dengan setulus hatimu ?". Hanji langsung memeluk Kyuhyun, Kyuhyun tidak menjawab pertanyaan Hanji ia hanya langsung membalas pelukan Hanji. "mianhae, mianhaeyo oppa". Hanji kembali mendapat sinyal dari tubuh Kyuhyun bahwa Kyuhyun menyayanginya setulus hati. Hal itu membuat Hanji menangis.
            Kyuhyun semakin heran dengan tingkah Hanji namun ia hanya diam saja, Kyuhyun berfikir bahwan beginilah sikap yeoja ketika ia akan meninggalkan pacarnya. Namun dugaan Kyuhyun salah. Tiba-tiba badan Kyuhyun terasa sangat panas. "Hanji-ya tolong lepaskan pelukanmu badan ku terasa sangat panas sekali". Hanji tetap memeluk Kyuhyun dan tetap menangis, tangan Kyuhyun mencoba melepaskan pelukannya namun seakan tubuh Kyuhyun sudah tidak memiliki tenaga lagi, hanya mulutnya saja yang dapat bertindak. "Hanji-ya tolong cepat lepaskan, aku sudah tidak kuat lagi badanku terasa panas sekali". Hanji masih tidak menunjukan reaksinya ia terus saja memeluk Kyuhyun.
            Sampai akhirnya, mata Kyuhyun tidak berkedip sedikit pun melihat sayap seperti sayap kelelawar tumbuh dari badan Hanji, rambut Hanji berubah menjadi warna merah, kulitnya pun tidak berwarna putih melainkan warna coklat. "siapa kau ?, kau bukan Hanji cepat lepaskan aku". "aku itu Hanji oppa, yeoja chingu mu". Seketika Kyuhyun berhenti berbicara saat ia mendengar suara itu, suara yang sangat mirip dengan Hanji. "a-anio tidak mungkin, tidak mungkin kamu Hanji, kamu bohong". "mianhae oppa, aku harus mencabut nyawamu, mianhae, jeongmal mianhae". Kyuhyun tidak kuat mendengar penjelasan Hanji lagi.
            Wanita yang sangat ia cintai menusuknya dari belakang, air mata Kyuhyun keluar dari matanya setetes demi setetes. "tidak, tidak mungkin kamu Hanji". Kyuhyun hanya bisa pasrah Hanji mencabut nyawanya perlahan-lahan yang membuatnya merasa kesakitan, kini Kyuhyun hanya bisa berteriak kesakitan, namun itu sia-sia karena tidak ada satu manusia pun yang ada di sana.
***
            "Hyung, mianhae aku tidak mendengar ucapan mu, aku adik yang nakal, sekali lagi mianhae, tolong bilang pada eomma aku minta maaf, aku sangat mencintai kalian, tolong maafkan aku. Biarkan aku pergi, aku sudah tidak kuat menahan sakit ini lagi sekali lagi mianhae, Saranghae Hyung, Eomma". Kata-kata tersebut membuat Zhoumi terbangun dari pingsannya. "hah di mana aku ?". Matanya memandang sekitarnya ruangan tersebut. "K-kyu, Kyuhyun". Zhoumi lalu segera bangkit.
***
            Zhoumi terus berlari mencari Kyuhyun, meski ia tidak tahu kemana ia harus mencari Kyuhyun, Zhoumi terus berlari sambil memeganggi dadanya yang terasa sakit akibat kelakuan Hanji tadi. Ia melewati sebuah gang, namun ia menghentikan langkah kakinya lalu, berjalan mundur perlahan, ia tidak tahu apa yang membuatnya seperti itu, namun ia seperti mendengar suara Kyuhyun dari gang yang gelap itu.
            Perlahan Zhoumi melangkahkan kakinya masuk kedalam gang yang gelap itu. Matanya tidak kuat menahan air mata lagi, seseorang yang dikenalnya tergeletak di depannya dengan warna kulit berwarna merah keungu-unguan dan sudah tidak bernyawa lagi. "A-anio, ini mustahil". Zhoumi langsung pergi medekati orang yang tengah tergeletak itu untuk memastikannya. Zhoumi lalu meletakkan kepala orang tersebut di atas pahanya, tangannya gemetar memegang wajah orang itu, yang sudah sangat dingin. "K-kyuhyun-ah, tidak, ini tidak mungkin, Kyuhyun-ah, Kyuhyun-ah sadarlah, cepat sadar, ini aku Hyungmu". Zhoumi terus menggoyang-goyangkan badan Kyuhyun mencoba membangunkannya, ia tidak menyangka adiknya sudah tidak bernyawa lagi. Rasanya seperti tertusuk ribuan bahkan ratusan jarum yang mengenai dadanya. Terasa sangat sakit sekali mengetahui hal itu, "A-anio...".
***
7 Tahun Kemudian~
            Di bawah sinar matahari yang tidak terlalu panas, langit yang cerah berawan Zhoumi dan eommanya perlahan menabur abu Kyuhyun di bawah pohon persik. "Kenapa, kenapa kamu tidak mendengar ucapan ku saat itu ?". Eomma Kyuhyun terus menangis sambil menabur abunya, begitu juga Zhoumi. "sudah 7 tahun, kamu meninggalkan eomma dan Hyungmu, bagaimana kabar mu di sana ?, disini eomma dan Zhoumi baik-baik saja eomma harap kamu juga baik-baik saja, di rumah terasa sangat sepi tidak ada kamu". Eomma dan Zhoumi lalu tersenyum simpul, mereka ikhlas Kyuhyun pergi meninggalkan mereka. "sampai jumpa di kehidupan yang akan datang, Kyuhyun-ah, saranghae". Kata-kata terakhir Zhoumi tersebut akhiri dengan air mata kedua pihak. Perlahan angin berhembus dan daun-daun dari pohon persik itu berterbangan, yang membuat keheningan saat itu pecah "Mianhae".

THE END
Terima kasih sudah baca FF saya don't forget to leave your comment, thank you ^^